Kamis, 04 Oktober 2012

Brain Cancer


Kanker adalah penyakit yang diatandai oleh pertumbuhan sel yang tidak memiliki tujuan, bersifat parasit dan tumbuh dengan merugikan manusia sebagai pejamu.

Penyebab Kanker Otak
Tidak ada yang tahu penyebab pasti dari kanker otak. Tetapi tumor otak tidak menular. Faktor resiko tertentu yang meningkatkanr resiko seseorang terhadap kanker otak (primer):
Laki-laki: Secara umum, kanker otak lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Namun, meningioma lebih sering terjadi pada wanita.
Ras: kanker otak lebih sering terjadi pada orang kulit putih daripada ras berwarna.
Usia: kanker otak kebanyakan menyerang manula( diatas 70 tahun) ataupun pada anak-anak berusia 8 tahun atau lebih muda.
Riwayat keluarga: - Orang-orang dengan anggota keluarga yang terkena glioma lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.
Terpapar radiasi atau bahan kimia tertentu di tempat kerja:

  • Radiasi: pekerja di industri nuklir memiliki peningkatan risiko kanker otak
  • Formaldehida: patolog dan pembalsem yang bekerja dengan formaldehid memiliki risiko terkena kanker otak
  • Vinyl chloride: para pekerja industri plastik dapat terpapar vinil klorida yang dapat meningkatkan risiko kanker otak
  • Akrilonitril: para pekerja tekstil dan industri plastik mungkin terkena akrilonitril yang dapat meningkatkan risiko kanker otak

Beberapa gejala kanker otak yang mudah ditemui sebagai berikut:
  • Mudah Mengalami Sakit Kepala Sakit kepala yang berkepanjangan dan datang berulang-ulang bisa menjadi gejala kanker otak.
  • Mudah Mual Sering mual bisa juga menjadi gejala kanker otak.
  • Tubuh Lemas Penderita kanker otak biasanya mengalami tubuh lemas. Untuk itu, jika tubuh mudah lemas meski tidak mengerjakan pekerjaan berat, hal ini perlu diwaspadai.
  • Sulit Berjalan
    Pengidap kanker otak juga akan mengalami kondisi sulit berjalan. Tiap akan berjalan rasanya sempoyongan. Gejala kanker otak ini disebabkan karena pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh kehadiran sel-sel kanker.
  • Sulit Mendengar dan Melihat Terjadi perubahan juga dalam indra pendengaran dan penglihatan. Penderita akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Gejala kanker otak ini akan bertambah parah seiring dengan bertambah parahnya sel-sel kanker mengerogoti otak.
  • Mati Rasa di Kaki dan Tangan Gejala kanker otak juga ditandai dengan terjadinya mati rasa pada kaki dan tangan. Kedua organ tersebut mengalami gangguan karena saraf pusatnya juga tengah diganggu oleh sel kanker.
  • Sulit Berkonsentrasi
    Karena serangan pada otak membuat penderita juga mengalami kesulitan berkonsentrasi. Ini akan membuat penderita sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena hilangnya konsentrasi.
  • Menurunnya Daya Ingat dan Respon
    Penderita otomatis juga akan mengalami penurunan daya ingat serta respon tubuh. Hal ini dipengaruhi bermasalahnya organ otak yang mulai “dikuasai” sel kanker.
  • Menurunnya Daya Penciuman Selain indra pendengaran dan penglihatan yang menurun, gejala kanker otak juga terlihat pada menurunanya daya penciuman. Penderita sulit mempertahankan daya penciuman seperti sebelumnya.
  • Lumpuh pada Sebagian Wajah atau Badan Pada kondisi tertentu, penderita juga bisa mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah atau sebagian tubuhnya. Ini menandakan bahwa salah satu otak tengah mengalami serangan hebat dari sel kanker.
  • Kantuk yang Berkepanjangan
    Ini juga bisa menjadi gejala kanker otak. Orang yang mengalami kantuk yang berkepanjangan, meski sudah cukup tidur, bisa menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak normal pada otak.
  • Berhentinya Haid Secara Tidak Normal Bagi wanita, berhentinya haid secara tidak normal juga perlu diwaspadai. Sebab bisa jadi hal itu menunjukkan terjadinya gejala kanker otak atau bisa jadi jenis kanker lainnya.
     

Langkah-langkah berikut untuk menghindari tumor / kanker otak:
  1. Jangan sampai kepala Anda terbentur atau mengalami trauma. Hindari aktivitas yang berisiko tinggi seperti tinju. Selalu gunakan helm saat naik sepeda motor.
  2. Perbanyak makan buah-buahan yang mengandung antioksidan seperti kurma, jeruk, kismis, strawberry, buah plum dan anggur merah. Zat antioksidan akan melancarkan peredaran darah dari dan ke otak sehingga mencegah terjadinya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.
  3. Jangan merokok.
  4. Perbanyak makan makanan berserat, jauhi makanan berlemak.
  5. Hindari bahan karsiogenik, misalnya minyak goreng yang dipakai berulang-ulang.
  6. Jauhi benda dengan kadar radiasi tinggi karena paparan radiasi dalam level tertentu dapat memicu perkembangan sel abnormal. Jika menelepon menggunakan handphone, gunakan handsfree agar ada jarak antara ponsel dengan kepala (otak) sehingga mengurangi kadar panas dan radiasi.
  7. Gaya hidup sehat. Tidur yang cukup. Rutin olahraga agar ada sirkulasi darah ke otak.
 Pengobatan kanker otak:
Ada 2 metode pengobatan kanker otak yang dapat di jalani, yaitu pengobatan kanker otak secara medis dan pengobatan kanker otak alternatif. Pengobatan kanker otak secara medis dilakukan melalui radiasi (penyinaran), kemoterapi, dan pembedahan untuk mengangkat jaringan otak yang terkena kanker.
Pengobatan kanker secara medis seperti radiasi dan kemoterapi bertujuan merusak dan membunuh sel kanker. Sedangkan pengobatan kanker alternatif lebih ditekankan pada kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.
Ada berbagai alternatif pengobatan kanker otak, namun pengobatan kanker otak alternatif yang kini banyak diminati adalah dengan menggunakan herbal, karena biayanya yang terjangkau dan terbukti efektif serta tanpa efek samping. Alam menyediakan banyak tumbuhan yang dapat digunakan sebagai herbal antikanker, misalnya, Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang terbukti ampuh mengatasi tumor dan kanker, termasuk kanker otak.
Hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan  bahwa Sarang Semut memang mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker.

0 komentar:

Posting Komentar

Brain Cancer


Kanker adalah penyakit yang diatandai oleh pertumbuhan sel yang tidak memiliki tujuan, bersifat parasit dan tumbuh dengan merugikan manusia sebagai pejamu.

Penyebab Kanker Otak
Tidak ada yang tahu penyebab pasti dari kanker otak. Tetapi tumor otak tidak menular. Faktor resiko tertentu yang meningkatkanr resiko seseorang terhadap kanker otak (primer):
Laki-laki: Secara umum, kanker otak lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Namun, meningioma lebih sering terjadi pada wanita.
Ras: kanker otak lebih sering terjadi pada orang kulit putih daripada ras berwarna.
Usia: kanker otak kebanyakan menyerang manula( diatas 70 tahun) ataupun pada anak-anak berusia 8 tahun atau lebih muda.
Riwayat keluarga: - Orang-orang dengan anggota keluarga yang terkena glioma lebih mungkin mengembangkan penyakit ini.
Terpapar radiasi atau bahan kimia tertentu di tempat kerja:

  • Radiasi: pekerja di industri nuklir memiliki peningkatan risiko kanker otak
  • Formaldehida: patolog dan pembalsem yang bekerja dengan formaldehid memiliki risiko terkena kanker otak
  • Vinyl chloride: para pekerja industri plastik dapat terpapar vinil klorida yang dapat meningkatkan risiko kanker otak
  • Akrilonitril: para pekerja tekstil dan industri plastik mungkin terkena akrilonitril yang dapat meningkatkan risiko kanker otak

Beberapa gejala kanker otak yang mudah ditemui sebagai berikut:
  • Mudah Mengalami Sakit Kepala Sakit kepala yang berkepanjangan dan datang berulang-ulang bisa menjadi gejala kanker otak.
  • Mudah Mual Sering mual bisa juga menjadi gejala kanker otak.
  • Tubuh Lemas Penderita kanker otak biasanya mengalami tubuh lemas. Untuk itu, jika tubuh mudah lemas meski tidak mengerjakan pekerjaan berat, hal ini perlu diwaspadai.
  • Sulit Berjalan
    Pengidap kanker otak juga akan mengalami kondisi sulit berjalan. Tiap akan berjalan rasanya sempoyongan. Gejala kanker otak ini disebabkan karena pengontrol aktivitas tubuh dalam otak terganggu oleh kehadiran sel-sel kanker.
  • Sulit Mendengar dan Melihat Terjadi perubahan juga dalam indra pendengaran dan penglihatan. Penderita akan mengalami penurunan daya dengar dan daya lihat. Gejala kanker otak ini akan bertambah parah seiring dengan bertambah parahnya sel-sel kanker mengerogoti otak.
  • Mati Rasa di Kaki dan Tangan Gejala kanker otak juga ditandai dengan terjadinya mati rasa pada kaki dan tangan. Kedua organ tersebut mengalami gangguan karena saraf pusatnya juga tengah diganggu oleh sel kanker.
  • Sulit Berkonsentrasi
    Karena serangan pada otak membuat penderita juga mengalami kesulitan berkonsentrasi. Ini akan membuat penderita sulit untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan baik karena hilangnya konsentrasi.
  • Menurunnya Daya Ingat dan Respon
    Penderita otomatis juga akan mengalami penurunan daya ingat serta respon tubuh. Hal ini dipengaruhi bermasalahnya organ otak yang mulai “dikuasai” sel kanker.
  • Menurunnya Daya Penciuman Selain indra pendengaran dan penglihatan yang menurun, gejala kanker otak juga terlihat pada menurunanya daya penciuman. Penderita sulit mempertahankan daya penciuman seperti sebelumnya.
  • Lumpuh pada Sebagian Wajah atau Badan Pada kondisi tertentu, penderita juga bisa mengalami kelumpuhan pada sebagian wajah atau sebagian tubuhnya. Ini menandakan bahwa salah satu otak tengah mengalami serangan hebat dari sel kanker.
  • Kantuk yang Berkepanjangan
    Ini juga bisa menjadi gejala kanker otak. Orang yang mengalami kantuk yang berkepanjangan, meski sudah cukup tidur, bisa menjadi indikasi ada sesuatu yang tidak normal pada otak.
  • Berhentinya Haid Secara Tidak Normal Bagi wanita, berhentinya haid secara tidak normal juga perlu diwaspadai. Sebab bisa jadi hal itu menunjukkan terjadinya gejala kanker otak atau bisa jadi jenis kanker lainnya.
     

Langkah-langkah berikut untuk menghindari tumor / kanker otak:
  1. Jangan sampai kepala Anda terbentur atau mengalami trauma. Hindari aktivitas yang berisiko tinggi seperti tinju. Selalu gunakan helm saat naik sepeda motor.
  2. Perbanyak makan buah-buahan yang mengandung antioksidan seperti kurma, jeruk, kismis, strawberry, buah plum dan anggur merah. Zat antioksidan akan melancarkan peredaran darah dari dan ke otak sehingga mencegah terjadinya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.
  3. Jangan merokok.
  4. Perbanyak makan makanan berserat, jauhi makanan berlemak.
  5. Hindari bahan karsiogenik, misalnya minyak goreng yang dipakai berulang-ulang.
  6. Jauhi benda dengan kadar radiasi tinggi karena paparan radiasi dalam level tertentu dapat memicu perkembangan sel abnormal. Jika menelepon menggunakan handphone, gunakan handsfree agar ada jarak antara ponsel dengan kepala (otak) sehingga mengurangi kadar panas dan radiasi.
  7. Gaya hidup sehat. Tidur yang cukup. Rutin olahraga agar ada sirkulasi darah ke otak.
 Pengobatan kanker otak:
Ada 2 metode pengobatan kanker otak yang dapat di jalani, yaitu pengobatan kanker otak secara medis dan pengobatan kanker otak alternatif. Pengobatan kanker otak secara medis dilakukan melalui radiasi (penyinaran), kemoterapi, dan pembedahan untuk mengangkat jaringan otak yang terkena kanker.
Pengobatan kanker secara medis seperti radiasi dan kemoterapi bertujuan merusak dan membunuh sel kanker. Sedangkan pengobatan kanker alternatif lebih ditekankan pada kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.
Ada berbagai alternatif pengobatan kanker otak, namun pengobatan kanker otak alternatif yang kini banyak diminati adalah dengan menggunakan herbal, karena biayanya yang terjangkau dan terbukti efektif serta tanpa efek samping. Alam menyediakan banyak tumbuhan yang dapat digunakan sebagai herbal antikanker, misalnya, Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang terbukti ampuh mengatasi tumor dan kanker, termasuk kanker otak.
Hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan  bahwa Sarang Semut memang mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker.

0 komentar:

Posting Komentar